Garudaposnews

Bersama Membangun Bangsa

Advertisement

Satops Patnal On Duty, Lapas Tebing Tinggi Zero Gangguan Kamtib



Garudaposnews.id, Tebing Tinggi- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan monitoring dan kontrol internal yang dipimpin oleh Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kedisiplinan petugas sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Monitoring dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan menyasar Ruang Perkantoran. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap kedisiplinan kehadiran petugas, penggunaan atribut seragam sesuai ketentuan, serta memastikan tertibnya administrasi kantor. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga profesionalisme dan integritas aparatur di lingkungan pemasyarakatan.

Selanjutnya, Tim Satops Patnal melanjutkan kontrol ke area blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pemeriksaan difokuskan pada kondisi kamar hunian serta pelaksanaan tugas petugas pengamanan di lapangan agar tetap berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Dari hasil monitoring, secara umum situasi di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Petugas dinilai telah menjalankan tugas dengan baik dan sesuai ketentuan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, Dede Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring internal ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas, meningkatkan kinerja petugas, serta memastikan pelayanan dan pengamanan di dalam lapas berjalan optimal.

Laporan hasil kegiatan tersebut telah disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut ke depan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran petugas semakin meningkatkan kedisiplinan dan kewaspadaan, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari potensi gangguan.(Dn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *