Garudaposnews.id, MEDAN – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan dalam menjaga integritas bukan sekadar isapan jempol. Guna mendukung penuh Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, tim gabungan Regu Pengamanan dan Staf KPLP bergerak menyisir kamar hunian warga binaan pada Minggu siang (02/03).
Langkah “jemput bola” ini dilakukan tepat pukul 12.20 WIB, menyasar celah-celah yang berpotensi menjadi tempat persembunyian barang terlarang. Bukan tanpa alasan, razia rutin ini adalah bentuk benteng pertahanan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif, disiplin, dan bersih dari peredaran gelap.
Dipimpin langsung oleh Ka. KPLP, Sepriana Putri, razia berlangsung dengan ketelitian tinggi namun tetap humanis. Dalam arahannya, Sepriana menegaskan bahwa kegiatan ini adalah amanah langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Razia ini adalah bukti konkret kita dalam menjalankan kebijakan pusat. Kita tidak memberi ruang bagi barang haram. Ini adalah langkah preventif agar proses rehabilitasi warga binaan tidak terganggu oleh oknum atau barang-barang yang melanggar hukum,” tegas Sepriana.
Upaya bersih-bersih ini diharapkan mampu memutus rantai potensi tindak pidana di dalam Lapas. Dengan lingkungan yang aman dan tertib, Laperdan (Lapas Perempuan Medan) optimis proses pembinaan dan reintegrasi sosial para warga binaan dapat berjalan lebih maksimal dan berdampak positif bagi masyarakat luas nantinya.(Dn)













Leave a Reply