Garudaposnews

Bersama Membangun Bangsa

Advertisement

Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Bazar Murah Produk Karya Warga Binaan




Garudaposnews.id, MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Ditjenpas Sumut) menggelar kegiatan Bazar Produk Karya Warga Binaan. Acara yang berlangsung meriah ini dilaksanakan di halaman Kantor Wilayah dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat sekitar.

‎Laporan dari Ketua Panitia Bapak Fonika Kalapas I Medan mengungkapkan bahwa bazar ini menampilkan sedikitnya 440 produk unggulan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berasal dari 8 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Medan dan sekitarnya.

‎Selain pameran karya, panitia juga menyediakan 200 paket tebus murah kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat, serta menggandeng UMKM lokal dari wilayah Tanjung Gusta untuk menjajakan produk kuliner.

‎Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut Sumatera Utara, Yudi Suseno, dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil pembinaan kemandirian yang dilakukan di Lapas dan Rutan. Beliau menekankan agar masyarakat mulai mengubah stigma negatif terhadap warga binaan.



‎”Melalui bazar ini, kita bisa melihat bahwa warga binaan memiliki potensi, kreativitas, dan kemampuan yang luar biasa jika terus dibina. Jangan hanya melihat dari sisi negatifnya saja. Kita harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk kembali berdaya guna,” ujar Yudi Suseno.

‎Lebih lanjut, beliau memberikan kalimat yang menyentuh hati para hadirin terkait proses perubahan hidup di dalam jeruji besi.
‎”Belum tentu mereka yang berada di luar sana lebih baik daripada mereka yang berada di dalam”Ucap Yudi.

‎Di sini, mereka ditempa, dibina secara spiritual maupun keterampilan. Produk-produk yang kita lihat hari ini adalah bukti nyata bahwa mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif,” tambahnya.



‎Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan instansi terkait seperti TNI, POLRI, serta pemerintah daerah.

‎Penutupan acara ditandai dengan peninjauan stan bazar oleh Kakanwil beserta tamu undangan, di mana berbagai kerajinan tangan hingga produk olahan makanan karya warga binaan ludes terjual sebagai bentuk dukungan nyata dari masyarakat.(Dn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *