Garudaposnews

Bersama Membangun Bangsa

Advertisement

Ricky Ananda Sihotang Soroti Kesehatan Fisik dan Mental Remaja

Garudaposnews.id, Medan, Sumatera Utara – Ricky A Sihotang, S.Psi., M.Psi., CCPNLP., CMPS., CH., CHt. ” Salah satu Peserta Didik Siswa SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Setukpa Lemdiklat Polri Resimen Citta Dharma  Laksita  Peleton 3  Kompi 1 Batalyon Pangrango Batalyon Tampil Beda”.

Dengan amanah yang di berikan oleh Brigjen Pol. Dirin, S.I.K., M.H. selalu Ka Setukpa Lemdiklat Polri, Baru-baru ini Ricky memberikan presentasi di Sekolah SMP IT Siti Hajar Medan dalam rangkaian kegiatan Proyek Profil Pelajar Pancasila kelas 8 dengan tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya.”Selasa 19/0825.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Alfira Rosma, S.H., S.Pd., M.Psi., serta ditanggungjawabi oleh Ibu Rika Tihara Agustina Pasaribu, S.Pd. selaku ketua proyek. Hadir pula Bapak Irwan Wahyudi, M.H. sebagai koordinator Proyek Profil Pelajar Pancasila. Presentasi diikuti oleh seluruh siswa kelas 8 yang berjumlah 129 orang, bersama 4 wali kelas.

Dalam pemaparannya, Ricky menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan kesejahteraan remaja. Ia mengutip definisi kesehatan dari WHO yang menyebutkan bahwa kesehatan fisik adalah kondisi tubuh yang berfungsi optimal dan bebas dari penyakit, sementara kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana individu menyadari potensi diri, mampu mengatasi tekanan hidup, produktif, dan berkontribusi pada komunitas.

Lanjutnya Ricky juga menggarisbawahi manfaat menjaga kesehatan fisik, seperti meningkatkan konsentrasi belajar, memperkuat daya tahan tubuh, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Sementara itu, kesehatan mental yang baik turut mendukung kesehatan fisik, mengurangi risiko perilaku negatif, dan memperkuat hubungan sosial yang sehat.

Lebih lanjut, ia menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi remaja saat ini. Di antaranya kurangnya aktivitas fisik akibat padatnya jadwal sekolah dan penggunaan gadget berlebihan, pola makan tidak sehat seperti konsumsi junk food dan minuman manis, serta tekanan akademik, bullying, pengaruh negatif media sosial, hingga perasaan kesepian.

Sebagai solusi, Ricky juga mendorong para remaja untuk aktif mengikuti kegiatan positif di komunitas, seperti klub sains, Palang Merah Remaja, klub seni dan bela diri, olahraga, pencinta alam, coding atau robotik, ikatan remaja masjid, maupun komunitas kajian.

Dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan yang sehat dan bermanfaat, remaja dapat mengembangkan potensi diri sekaligus menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran remaja dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental semakin meningkat, sehingga lahir generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(Dn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *