Garudaposnews.id, Aek Nauli – Aktivitas PT Toba Pulp Lestari (TPL) kembali terganggu oleh aksi anarkis sekelompok massa di wilayah konsesi perusahaan di Sektor Aek Nauli, Desa/Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.
Aksi kekerasan pada Senin, 22 September 2025, pukul 08.30 WIB ini menyebabkan enam orang terluka. Massa melempari para pekerja dengan batu, memblokade jalan dengan kayu, dan membakar satu unit mobil operasional. Para korban luka, termasuk karyawan dan petugas keamanan, segera dilarikan ke RSUD Parapat untuk mendapat perawatan. Selain itu, dua kendaraan operasional, yaitu mobil patroli dan truk pemadam, juga mengalami kerusakan parah.
Pihak TPL telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan berharap para pelaku dapat segera ditindak secara hukum. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan operasionalnya sesuai dengan Rencana Kerja yang disetujui pemerintah dan berharap kegiatannya dapat kembali normal.
Dalam siaran persnya, TPL menyatakan bahwa seluruh kegiatan operasional mereka berjalan secara legal sesuai dengan izin resmi dari pemerintah. TPL berfokus pada wilayah konsesi di Sektor Aek Nauli untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik di tahun 2025.
TPL menegaskan bahwa mereka terus melibatkan masyarakat lokal, terutama warga Desa Sipolha dan Sihaporas, dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan hutan industri yang berkelanjutan.
Selain membuka lapangan pekerjaan, TPL juga menjalankan program Community Development (CD) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha desa, mendorong kewirausahaan, dan menerapkan sistem pertanian berkelanjutan.
TPL percaya bahwa kesuksesan perusahaan harus sejalan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, mereka selalu mengutamakan dialog terbuka dan solusi damai dalam menghadapi setiap konflik sosial.(Dn)
Sumber Humas .
Salomo Sitohang
Corporate Communication Head













Leave a Reply