Garudaposnews.id, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Samera Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta pemenuhan hak pendidikan bagi narapidana (napi).
Kerja sama ini bertujuan membuka akses pendidikan inklusif bagi warga binaan, terutama mereka yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Program Paket A, Paket B, dan Paket C akan disediakan, serta layanan pendidikan khusus sesuai kebutuhan warga binaan.
Kepala Lapas Pancur Batu menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan agar mereka memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan sosial ketika kembali ke masyarakat. Melalui pendidikan kesetaraan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri dan peluang hidup yang lebih baik pasca-pembebasan.
Ke depan, kedua pihak berencana menindaklanjuti pertemuan ini dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama teknis, termasuk pemetaan kebutuhan belajar warga binaan serta penyesuaian metode pembelajaran dengan kondisi lapas.
Melalui rencana kerja sama ini, Lapas Pancur Batu dan PKBM Samera Indonesia berharap dapat mewujudkan pembinaan yang lebih bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan melalui pendidikan sebagai sarana rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.(Dn)













Leave a Reply