Garudaposnews

Bersama Membangun Bangsa

Advertisement

Bukti Nyata Sinergi Aparat! Rumah Tahanan Balige Digerebek, Hasilnya Menggirangkan : NIHIL NARKOBA!


Garudaposnews.id, Balige – Pertahanan keamanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige diuji tuntas. Dalam sebuah operasi gabungan yang menunjukkan soliditas luar biasa antara Pemasyarakatan, TNI, dan Polri, Rutan Balige melaksanakan razia serentak di seluruh blok hunian pada Jum’at malam (10/10).

Operasi yang dimulai tepat pukul 22.00 WIB ini bukan sekadar pemeriksaan rutin. Dipimpin langsung oleh Ka.KPR, Noel Tobing, tim gabungan yang melibatkan personel Koramil 17/Balige dan Polsek Balige bergerak cepat menyisir setiap sudut kamar warga binaan.

Sebelum bergerak, Ka.KPR Noel Tobing menekankan pentingnya sinergi lintas aparat sebagai kunci utama menciptakan Rutan yang steril dan kondusif. Setelah apel kesiapan, tim dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk memastikan tidak ada sejengkal pun ruang yang luput dari pemeriksaan.

Tempat tidur dibongkar, lemari digeledah, hingga sudut-sudut tersembunyi yang dicurigai menjadi ‘gudang’ barang gelap diperiksa dengan sangat teliti. Target utama adalah penyitaan narkotika, senjata tajam, dan alat komunikasi ilegal yang menjadi momok di fasilitas pemasyarakatan.

Ketegangan pemeriksaan berbuah hasil yang melegakan. Setelah razia yang berlangsung intensif, tim gabungan menyatakan NIHIL temuan barang berbahaya. Tidak ada satu pun paket narkotika, alat komunikasi, maupun senjata tajam yang berhasil ditemukan.



Hanya beberapa barang yang dianggap tidak sesuai ketentuan dan mengganggu ketertiban yang disita untuk ditertibkan. Hasil ini menjadi indikasi kuat keberhasilan Rutan Balige dalam menekan peredaran barang terlarang di dalam.

Kepala Rutan Balige, David Nicolas, yang memantau langsung operasi tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Koramil dan Polsek Balige. Sinergi ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif,” ujar Karutan David Nicolas.

Ia menambahkan bahwa razia ini adalah bagian dari upaya edukasi dan pembinaan agar warga binaan terbiasa hidup dalam kedisiplinan dan keteraturan, mengubah citra pemasyarakatan menjadi institusi yang benar-benar bersih dan membina.(Dn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *