Garudaposnews.id, PADANGSIDIMPUAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menerima kunjungan kerja resmi dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Rapidin Simbolon, pada Jumat (07/08/2026). Dalam kunjungan pengawasan tersebut, Rapidin hadir didampingi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, Tati Ariyani Tambunan, beserta rombongan. Kedatangan jajaran Komisi XIII DPR RI ini disambut hangat secara langsung oleh Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan bersama seluruh pejabat struktural, yang selanjutnya mendampingi rombongan menuju Aula Utama Lapas.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat di aula tersebut dihadiri oleh seluruh elemen jajaran Lapas, mulai dari pejabat struktural, staf pegawai, hingga personel regu pengamanan. Rangkaian acara diawali dengan pemaparan laporan komprehensif dari Kalapas terkait profil dan kondisi terkini instansi. Pemaparan tersebut mencakup data riil jumlah pegawai yang bertugas, statistik layanan pemasyarakatan, hingga pembaruan kondisi demografi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang saat ini menghuni Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Dalam porsi arahannya, Rapidin Simbolon memberikan perhatian khusus pada isu strategis overcapacity yang tengah dihadapi oleh Lapas Padangsidimpuan. Beliau menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mengoptimalkan tata kelola pemasyarakatan yang akuntabel. Lebih lanjut, Rapidin menginstruksikan kepada seluruh petugas pengamanan maupun staf untuk senantiasa menjalankan tugas pokok dan fungsi secara disiplin sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), serta memperketat pengawasan guna mencegah peredaran narkoba dan barang terlarang di dalam area Lapas.
Sebagai penutup rangkaian agenda, Kalapas Padangsidimpuan menyerahkan secara simbolis cenderamata istimewa berupa karya unggulan warga binaan, yaitu Miniatur Becak Sidimpuan (MBS)—sebuah produk kerajinan tangan khas lokal yang telah resmi mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta). Kegiatan kunjungan kerja ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergitas dan komitmen pengawasan antar-lembaga.












Leave a Reply