Garudaposnews

Bersama Membangun Bangsa

Wujud Keberlanjutan Program, Lapas Narkotika Langkat Laksanakan Penanaman Kembali Padi di Area SAE


Garudaposnews.id, LANGKAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali mengambil langkah strategis dalam menjaga konsistensi ketahanan pangan nasional. Bertempat di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Ketahanan Pangan Terpadu Kabupaten Langkat, Lapas Narkotika Langkat melaksanakan kegiatan penanaman kembali bibit padi, Senin (08/06/2026).

Kegiatan penanaman kembali ini merupakan bentuk dukungan nyata sekaligus bukti keselarasan program kerja Lapas Narkotika Langkat terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), performa dan produktivitas sektor agrobisnis di dalam Lapas terus dipacu secara konsisten. Langkah berkelanjutan ini dilakukan dengan terus mengoptimalisasi pemanfaatan lahan produktif yang sebelumnya merupakan lahan tidur (idle), agar terus menghasilkan nilai guna jangka panjang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kalapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Indra Kesuma, didampingi Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Giatja, Plh. Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Ka. Kamtib), serta seluruh Kepala Subseksi (Kasubsi) dan staf jajaran.

Selain jajaran petugas, penanaman kembali ini juga melibatkan warga binaan yang bertindak sebagai tamping luar tembok. Mereka turut aktif turun ke sawah untuk melakukan penanaman dengan pengawasan melekat dari petugas Lapas.

Proses kegiatan diawali dengan penyiapan lahan yang matang, dilanjutkan dengan pemindahan bibit padi yang telah selesai disemai di area yang disediakan. Secara bersama-sama, seluruh jajaran melakukan penanaman kembali bibit padi tersebut pada area persawahan yang telah ditentukan.

Plh. Kalapas Narkotika Langkat, Indra Kesuma, menegaskan bahwa penanaman kembali ini adalah bukti komitmen Lapas bahwa program ketahanan pangan di Lapas Narkotika Langkat tidak berhenti pada satu siklus saja, melainkan terus berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, warga binaan mendapatkan pembinaan kemandirian bidang pertanian secara mendalam dan berkesinambungan, sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata Lapas bagi ketahanan pangan daerah.(Dn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *