Garudaposnews.id, MEDAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Herry Suhasmin, mengambil sikap tegas menanggapi insiden memalukan yang mencoreng citra institusi. Kasus penipuan daring (scamming) terhadap Rahmat Shah, ayah dari artis papan atas Raline Shah, yang ternyata dirancang dan dikendalikan oleh dua narapidana di Lapas tersebut, menjadi sorotan tajam.
Dua narapidana kasus narkotika ini diketahui mampu mengakses ponsel dan internet secara ilegal dari balik jeruji besi, yang mereka gunakan untuk melancarkan kejahatan penipuan.
Herry Suhasmin menyatakan bahwa dirinya tidak akan menutup mata dan memastikan akan ada reformasi besar-besaran di Lapas yang ia pimpin.
“Ini adalah alarm keras bagi kami. Saya tegaskan, kami akan melakukan ‘bersih-bersih’ total. Tidak ada toleransi bagi praktik ilegal dan oknum yang bermain-main di dalam Lapas,” ujar Herry Suhasmin dengan nada penuh komitmen.
Lebih lanjut, Herry berjanji bahwa Lapas Kelas I Medan akan segera memperbaiki sistem keamanan secara menyeluruh, meningkatkan pengawasan yang super ketat, serta menindak tegas seluruh oknum yang terlibat dalam peredaran alat komunikasi terlarang dan penyalahgunaan fasilitas.
Disamping itu Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas I Medan, Rinaldo Adeta Noah Tarigan juga menegaskan komitmennya untuk segera membenahi keamanan Lapas. Meskipun baru menjabat belum genap seminggu, Rinaldo berjanji akan melakukan pembersihan internal secara menyeluruh.
Hal ini dilakukan demi menjamin Lapas kembali berfungsi sebagai tempat pembinaan yang aman, terkendali, dan memastikan hal-hal tercela seperti kejahatan scamming yang melibatkan narapidana tidak akan terulang lagi. Komitmen ini sekaligus menjadi upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap Lapas Kelas I Medan.(Dn)
Kalapas Kelas I Medan Herry Suhasmin Angkat Bicara: Janji ‘Bersih-Bersih’ Total Usai Kecolongan













Leave a Reply